Duduk bersamamu…
Menggengam
tanganku…
Merasakan
kehangatanmu
Mengapa itu kini
hanya dapat kurindukan?
Menatap
punggungmu ditengah keasyikanmu
Memperhatikan
sosokmu yang melangkah ke arahku
Tersenyum padaku…
Mengapa itu kini
hanya dapat kurindukan?
Menyentuh
wajahmu...
Menghapal lekuk
wajahmu dengan jemari ini
Merasakan tatapan
lembutmu..
Mengapa itu kini
hanya dapat kurindukan?
Kau yang selalu
ada, tanpa kuharus bersusah menemukanmu...
Mengapa tak
kutemukan disudut manapun?
Menutup mata
dengan penuh harap
Agar ketika
kutersadar... Engkau sudah ada disisiku lagi...
Dan hal yang kurindukan
ini...
Pelukan hangat di
malam hari dan kecupan mesra di pagi hari
Kembali menjadi
milikku..
Menutup telinga
pada ledekan orang akan keinginanku..
Menetapkan hati
memohon pada langit dan bumi...
Menunggu saat itu
tiba...
Ketika Janji
menjadi Ikrar yang teguh...
Kubaktikan diri
kepada Harapan...
Keajaiban akan
menyadarkan...
Dan aku akan
terpesona oleh kebahagiaan bersamamu dan anak kita..
Apapun yang dapat
mengembalikanmu...akan kujalani...
Maafkan
keegoisanku...
Hanya menjalani
seperti keinginanmu..
Kuharus egois
untuk kebahagianku bukan?
Dan inilah
keegoisanku,...tak ingin melepas apa yang baru bermula...
Aku sangat
merindukanmu dan tersenyum menantikanmu..
Kusimpan semua
mimpi yang menakutkan itu
Kugantungkan di
tiang permohonan...
Kembalilah dan
bangunkan aku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar